Akhir-akhir ini marak berita tentang terdengarnya suara aneh
yang muncul dari langit. Suara aneh ini terdengar setidaknya di beberapa negara
seperti Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Australia. Spekulasi mengenai
suara aneh yang terdengar mirip terompet inipun makin merebak. Sebagian orang
mengaitkan suara ini sebagai suara terompet sangkakala. Terompet sangkakala
dalam keyakinan agama berarti adalah tanda akan kiamatnya dunia. Tentu saja hal
ini menimbulkan ketakutan sebagian orang yang percaya akan spekulasi tersebut.
Dalam sisi ilmiah suara aneh yang terderang di langit dapat saja terjadi karena
fenomena fisika. Bagaimana sebenarnya hal ini terjadi, mari kita kupas dengan
sederhana!
Menurut NASA sebagaimana diungkapkan situs Tech in Times,
bunyi aneh itu berasal dari gerakan planet dan bintang. Bahkan suara terompet
"sangkakala" langit itu bisa didengarkan setiap hari. Istilah ini
disebut The Hum. Mereka menyebut begitu sejak 1970-an dimana fenomena ini
terdengar pertama kali oleh ilmuwan NASA. The Hum yang berarti dengungan
merupakan bunyi semesta dengan frekuensi rendah dan ini bisa didengarkan oleh
penduduk di sebagian wilayah bumi. Hum ini merupakan fenomena biasa. Terkadang
telinga manusia pun sering mendengarkan suara berdenging. Jika malam hari, saat
seluruh mahluk tidur dan peralatan elektronik dimatikan, dengung bumi lebih
jelas terdengar.
![]() |
Gambar ilustrasi The Hum, Sumber: Courtesy of google
|
Lantas bagaimana peristiwa ini bila ditinjau dari sisi
agama? Mari kita simak sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari
Abdullah bin Amr berikut ini:
“Kemudian ditiuplah sangkakala, maka tidak ada seorangpun
yang mendengarnya kecuali akan mengarahkan pendengarannya dan menjulurkan
lehernya (untuk memerhatikannya). Lalu, tidak tersisa seorangpun kecuali dia
mati. Kemudian Allah l menurunkan hujan seperti gerimis atau naungan –perawi
ragu–, maka tumbuhlah jasad-jasad manusia karenanya. Lalu ditiuplah sangkakala
untuk kali berikutnya, tiba-tiba mereka bangkit dari kuburnya dalam keadaan
menanti (apa yang akan terjadi).” (HR. Muslim dari Abdullah bin ‘Amr)
Dari hadist di atas maka dapat kita simak bahwa suara
terompet sangkakala seharusnya dapat dilihat oleh semua orang. Hal ini tentu
berbeda dengan fenomena suara aneh yang hanya terdengar di beberapa negara
saja. Dalil lain juga menunjukkan bahwa suara terompet sangkakala memiliki efek
yang dahsyat sebagaimana disebutkan dalam Al Qur'an. “Dan (ingatlah) hari
(ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala
yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang
menghadap-Nya dengan merendahkan diri.” (An-Naml: 87). “Dan ditiuplah
sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang
dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba
mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).” (Az-Zumar: 68). Jika benar
suara aneh yang terdengar di langit itu adalah suara terompet sangkakala tentu
kita semua sudah mati, bukan?
Bagaimana menurut anda?


0 comments:
Post a Comment