langit biru berwarna
anak kecil berlari mengejarnya
tiada mengenal arti yojana
orang tua hanya tertawa
lepas tetap mencari
anak kecil tiada lelah
mengejar matahari
anak kecil tiada resah
larut datang menjemput
sang putra tumbuhlah sudah
berganti rembulan
tiada henti ia pandang
malam senandung sendu
malam tanamkan rindu
putra hanya meratap pilu
rembulan putih tancapkan sembilu
ketika putra mulai merasa
indahnya jatuh cinta
tersadar ia
kejamnya yojana
menggubah syair
bagai musafir
menyimpul tafsir
gurun pasir
luas tak bertepi
seperti hati
yang menyesat diri
diam bersembunyi
seperti hati
yang memaknai
segala rasa yang memenuhi
tetapi apalah artinya hati
jika tak berpemilik, kini
Tuesday, 21 January 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment